Tampilkan postingan dengan label pemerintahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemerintahan. Tampilkan semua postingan
Takalar Berhasil Naik dari Peringkat 22 ke Peringat 18 Pada Survey Penilaian Integritas (SPI) KPK Tahun 2025

Takalar Berhasil Naik dari Peringkat 22 ke Peringat 18 Pada Survey Penilaian Integritas (SPI) KPK Tahun 2025

 

 

Menitikata.com, Takalar- Dibawah kepemimpinan Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM, Takalar melaju pesat, berbagai penghargaan telah ditorehkan. Kali ini, Kabupaten Takalar berhasil naik dari peringkat 22 ke peringat 18 terkait Survey penilaian Integritas (SPI) KPK.

"Alhamdulillah, Takalar berhasil naik peringkat dimana tahun 2024 Takalar berada pada peringat 22 ke peringkat 18 di Tahun 2025. Ini hal sangat positif untuk kita dalam perbaikan sistem antikorupsi di instansi pemerintah" imbuhnya.

Di tambahkan, dengan penilaian SPI ini kita dapat memetakan risiko korupsi dengan mengidentifikasi area rawan korupsi seperti transparansi anggaran, jual beli pengaruh, dan nepotisme, juga dapat meningkatkan integritas dengan mendorong peningkatan kesadaran dan perbaikan sistem antikorupsi di instansi pemerintah.

"Semoga dengan peningkatan peringat SPI ini dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di lingkungan pemerintah daerah" Imbuh Daeng Manye. 

SPI KPK adalah Survei Penilaian Integritas, survei nasional yang diadakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memetakan risiko korupsi dan mengukur tingkat integritas pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah (K/L/PD) serta ekosistemnya. 

Survei ini melibatkan berbagai responden (internal pegawai, pengguna layanan, ahli) secara anonim untuk memberikan masukan tentang celah korupsi, kualitas layanan, dan perbaikan sistem antikorupsi demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Kemudian terakhir Di tambahkan oleh Bapak Bupati Takalar Daeng Manye bahwa kita akan meng Usahakan agar bs mmmmenjadi yang Terbaik.  Di Tahun 2026 semoga Kabupaten Takalar bisa menjadi daerah yg terbaik dlm SPI KPK baik di tingkat Provinsi dan Nasional tutupnya.

 3870 Pegawai Pemkab Takalar Terima SK PPPK Paruh Waktu

3870 Pegawai Pemkab Takalar Terima SK PPPK Paruh Waktu

 

 


Menitikata.com, Takalar- Setelah penantian panjang, akhirnya 3870 Pegawai Pemkab. Takalar menerima Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,. MM secara simbolis di Lapangan Kantor Bupati Takalar, Kamis (18/12/2025).

Suasana acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ribuan PPPK paruh waktu tampak hadir mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, menandai harapan baru atas kepastian status kerja dan peningkatan kesejahteraan ke depan.

Bupati Takalar dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah momentum penting bagi para PPPK Paruh Waktu untuk meneguhkan komitmen pelayanan.

"Alhamdulillah hari ini, kita sudah ada pada tahap yang sudah lama dinanti-nanti bagi Pegawai PPPK Paruh Waktu yaitu penyerahan SK PPPK PW. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya Pemkab Takalar dalam memperkuat kualitas layanan publik dan profesionalisme aparatur pemerintahan" ujarnya.

Kita patut bersyukur karena Kabupaten Takalar adalah kabupaten pertama yang menyerahkan Surat Keputusan hari ini, 

Dengan pelantikan ini, diharapkan seluruh Pegawai PPPK PW dapat meningkatkan kedisiplinan dan menjalankan tugasnya dengan profesional dan penuh dedikasi dalam melaksanakan tugas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar.

Sebanyak 3870 orang PPPK Paruh Waktu menerima SK dengan rincian Teknis 1879 orang, Tenaga Kesehatan 802 orang dan Tenaga Guru sebanyak 1189 orang.

Kegiatan dihadiri perwakilan Forkopimda Takalar, Ketua DPRD Ka;. Takalar, para Pimpinan OPD Kab. Takalar, para Kabag Setda Kab. Takalar, para Camat.

Bupati Takalar Tegaskan, Aset Pemda Harus Tertata dan Jelas Kepemilikannya

Bupati Takalar Tegaskan, Aset Pemda Harus Tertata dan Jelas Kepemilikannya

 


Menitikata.com, Takalar - Bupati Takalar Ir.H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM dengan serius dan tegas menyampaikan agar Aset Pemda harus Tertata dan Jelas kepemilikannya.

Hal itu dikemukakan Daeng Manye pada kegiatan Draf Temuan Hasil Pemeriksaan Kinerja BPK Perwakilan Sulsel atas Efektifitas Manajemen Aset Tahun 2024 s.d Semester I Tahun 2025 di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin 15 Desember 2025.

Membersamai kegiatan tersebut, tampak Wakil Bupati Takalar, Sekda Takalar dan seluruh Pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati dengan tegas menyampaikan pentingnya kejelasan status lahan, bangunan dan kendaraan dinas milik daerah. Ia menyoroti masih adanya aset tanah yang statusnya tidak jelas, rawan dikuasai pihak lain, hingga dimanfaatkan tanpa mekanisme yang tertib.

"Dalam penertiban aset, Digitalisasi sangat penting. Di Takalar ini sistem pendataan aset masih manual, ini yang harus kita alihkan agar lebih transparan dan tertata. Digitalisasi bukan lagi pilihan tetapi kebutuhan mendesak, sistem informasi harus ada. Prosedurnya jelas, penanggungjawabnya jelas, dan datangnya selalu Ter-update" pungkas Daeng Manye.

Ia membayangkan sebuah sistem dimana setiap jengkal tanah di Takalar dapat dilacak dengan mudah, lengkap dengan status hukum, luas, dan pemanfaatannya. 

Bupati Takalar juga mengingatkan bahwa audit aset dilakukan setiap tahun. Karena itu, ia menargetkan peningkatan kualitas pengelolaan aset sebagai bagian dari upaya "naik kelas" Pemerintah Daerah.

Rapat ini menandakan awal komitmen Pemerintah  Daerah Kabupaten Takalar untuk membenahi tata kelola aset daerah secara menyeluruh, dari sistem manual menuju digital, dari pengelolaan parsial menuju pengawasan yang terintegrasi.

Bupati Lantik 138 Kepala Sekolah di Kabupaten Takalar

Bupati Lantik 138 Kepala Sekolah di Kabupaten Takalar

 


Menitikata.com, Takalar- 138 Kepala Sekolah (19 Kepala SMP dan 119 Kepala SD) serta 6 pejabat fungsional resmi dilantik oleh Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, pada Selasa (09/12/2025) malam.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan Mutasi adalah denyut nadi organisasi yang wajar, pentingnya pelantikan ini sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan pendidikan di Takalar.

Pelantikan ini, menurut Bupati, dilakukan berdasarkan kebutuhan dan penilaian kinerja, bukan karena faktor kedekatan atau politik dan pelantikan kali ini bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

“Semua yang kami lantik ini melalui sistem e-Kinerja dan manajemen talenta. Kami ingin adil dan transparan. Tidak ada unsur politik, hanya satu tuntutan layani masyarakat dengan baik,” ujar Daeng Manye.

Saya berharap para Kepala Sekolah yang dilantik ini, tetap mengedepankan profesionalisme dalam bekerja dengan sikap yang mengayomi dan tidak ada yang bersikap arogan.

Daeng Manye juga menyoroti masih rendahnya capaian pendidikan di Takalar.

Ia mengkritik kepatuhan sekolah yang minim dalam pengisian aplikasi laporan pendidikan, yang berdampak pada penilaian di tingkat provinsi.

“Takalar masih ranking 23 pendidikan se-Sulsel. Tahun depan harus naik menjadi ranking 15,” tegasnya.

Semoga dengan pelantikan ini para Kepala Sekolah terus meningkatkan kinerja. “Jangan puas hanya sampai pelantikan. Ini awal tanggung jawab. Bekerjalah dengan hati nurani, dan jadikan jabatan ini sebagai ladang amal untuk membangun Kabupaten Takalar yang lebih baik” Tutup Bupati Takalar.

Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Takalar, Sekda Takalar, Kepala Inspektorat Takalar, Kepala Dinas PU Takalar, serta Kadis Perhubungan.