Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Bupati Takalar Apresiasi Siswa-Siswi SMA Neg. 13 dan SMA Neg. 4 Takalar berprestasi dalam Kegiatan Demo Day (GELAR KARYA) Generasi Terampil Sulawesi Selatan Tahun 2025

Bupati Takalar Apresiasi Siswa-Siswi SMA Neg. 13 dan SMA Neg. 4 Takalar berprestasi dalam Kegiatan Demo Day (GELAR KARYA) Generasi Terampil Sulawesi Selatan Tahun 2025


Menitikata.com - TAKALAR. Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM apresiasi Siswa-Siswi SMA Neg. 13 Takalar dan SMA Neg. 4 Takalar atas prestasinya dalam Kegiatan Demo Day (GELAR KARYA) Generasi Terampil yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan UNICEF dan Yayasan Indonesia Mengabdi (YIM).

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi anak-anak kita atas prestasinya meraih juara dalam Kegiatan Demo Day (GELAR KARYA) Generasi Terampil Sulawesi Selatan Tahun 2025. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan sehingga dapat mengharumkan nama daerah Kabupaten Takalar" Harap Bupati.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Jufri Rahman, M.Si., turut dihadiri perwakilan Direktorat SMA Kemendikdasmen Winner, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Andi Iqbal Najamuddin, serta perwakilan dari UNICEF Indonesia dan YIM, Prof. Nurdin Noni, Kamis (23/10/2025).

Peserta di ikuti oleh 18 peserta dengan hasil sebagai berikut :

Kategori Poster Terbaik :
- Juara 1 : SMA Neg. 18 Makassar
- Juara 2 : SMA Neg. 7 Makassar
- Juara 3 : SMA Neg. 13 Takalar (JE'NE TATTINAO : AIR KEHIDUPAN UNTUK MASYARAKAT SULIT AIR)

Kategori Presentase Karya Terbaik :
- Juara 1 : SMA Neg. 6 Makassar
- Juara 2 : SMA Neg. 3 Takalar (RUANG RASA: BEBASKAN CERITA, TENANGKAN RASA / KONSELING KESEHATAN MENTAL BERBASIS DIGITAL)
- Juara 3 : SMA Neg. 4 Takalar (BRIKET PANRANNUANG/ BRIKET DARI LIMBAH IKAN DAN SAMPAH)

- Harapan 1 : SMA Neg. 4 Makassar
- Harapan 2 : SMA Neg. 9 Gowa.(*)
Koperasi Desa Merah Putih Aeng Batu-Batu Mendapat Appreciate dari Sekretaris Menteri Koperasi RI

Koperasi Desa Merah Putih Aeng Batu-Batu Mendapat Appreciate dari Sekretaris Menteri Koperasi RI


Menitikata.com - TAKALAR. Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM bersama Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin,.S.Sos,.MM menyambut kedatangan Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Sabadi,.SH. MH tepatnya di Desa Aeng Batu-Batu Kecamatan Galesong Utara Kab. Takalar, Selasa 23 September 2025.


Kedatangan Wakil Menteri disambut dengan pengalungan bunga dan pemasangan songkok guru oleh Bupati didampingi Wakil Bupati dan Forkopimda Takalar serta disaksikan Pimpinan OPD Kab. Takalar, para Camat serta Masyarakat setempat.


Sekretaris Menteri Koperasi RI dalam sambutannya menyampaikan begitu terkesan dengan Koperasi Merah Putih di Desa Aeng Batu-Batu, ini adalah role model bagi koperasi desa lainnya.


"Saya sangat Appreciate dengan Kopdes Merah Putih yang ada di Desa Aeng Batu-Batu, selain menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat juga ada apotek dan klinik yang lengkap, bukan hanya dokter umum tetapi juga ada dokter gigi dengan fasilitas yang lengkap pula. Ini dapat menjadi percontohan bagi Koperasi Desa lainnya dengan menghadirkan kebutuhan dasar masyarakat" Imbuhnya.


Presiden RI menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai suatu strategi paling besar dibidang ekonomi bukan sekedar mendistribusikan kebutuhan dasar masyarakat tetapi untuk menumbuhkan kemandirian dari masyarakat desa. Koperasi diharapkan menjadi konsolidator bagi pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa sehingga ekonomi masyarakat desa ekonominya menjadi lebih mandiri dan tumbuh menjadi pusat ekonomi di indonesia.


Sementara itu, Daeng Manye mengatakan bahwa Takalar memiliki 110 Desa dan Ke, 86 desa dan 24 kelurahan, ada 6 desa di pulau dan ada sekitar 12 desa berada di pesisir dengan panjang pesisir 74 Km dan sisanya adalah desa yang berada di dataran rendah dan ketinggian dengan culture yang berbeda pula.


"Takalar ini lengkap ada laut, pesisir, daratan dan pegunungan, sehingga Koperasi Desa jika menyesuaikan dengan kearifan lokal akan beda-beda yang akan dikelola sesuai dengan potensi dari masing-masing desa" Ujarnya.


Alhamdulillah sejak diluncurkan oleh Presiden Prabowo, Koperasi Desa Merah Putih Aeng Batu-Batu menjadi Icon pertama di Kab. Takalar dan Provinsi Sulawesi Selatan dan Kab. Takalar adalah Kabupaten pertama di Indonesia yang melengkapi administrasi pendirian Koperasi Merah Putih sehingga meraih penghargaan langsung dari Kementerian Koperasi.


"Dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih di Desa Aeng Batu-Batu telah menerapkan prinsip manajemen modern dengan dibuatnya bisnis plannya lima tahun kedepan dan transaksi secara digital juga telah diterapkan sehingga diharapkan di Desa Aeng Batu-Batu bukan hanya koperasinya yang maju tetapi juga desanya menjadi ekonomi untuk takalar" Tambahnya.(*)

Wakil Bupati Takalar Resmi Menutup Jambore PKK Tingkat Kabupaten Takalar Tahun 2025

Wakil Bupati Takalar Resmi Menutup Jambore PKK Tingkat Kabupaten Takalar Tahun 2025


Menitikata.com - TAKALAR. Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., secara resmi menutup kegiatan Jambore PKK Tingkat Kabupaten Takalar Tahun 2025 yang diselenggarakan di Cilallang, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan masing-masing OPD, para camat, lurah, kepala desa, TP PKK Kabupaten Takalar, para ketua TP PKK se-Kabupaten Takalar, serta ratusan kader PKK dari berbagai 
kecamatan. 

Jambore ini menjadi ajang silaturahmi dan apresiasi atas peran aktif kader PKK dalam pembangunan di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Takalar menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.

"Terima kasih kepada para peserta Jambore PKK Tingkat Kabupaten Takalar. Tanpa kalian, acara ini tidak akan semeriah ini. Saya juga mengapresiasi kerja keras panitia, sponsor, serta dinas-dinas terkait yang telah mendukung. Kegiatan ini adalah ajang silaturahmi antar kader se-Kabupaten Takalar," ujar Hengky Yasin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Takalar, Ny. Dewi Sri Ekowati Firdaus, mengungkapkan rasa bangganya atas kesuksesan acara ini.

"Saya sangat berterima kasih kepada seluruh kader, panitia dan secara khusus kepada tuan rumah, Kecamatan Mappakasunggu, atas dedikasi luar biasa dalam menyukseskan Jambore PKK 2025," ungkapnya.

Camat Mappakasunggu, Dody Riyan Saputra, S.IP., selaku tuan rumah, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Mappakasunggu sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.(*)
Bupati Takalar lepas santri Alfaih ikuti Jambore International

Bupati Takalar lepas santri Alfaih ikuti Jambore International


Menitikata.com - TAKALAR. Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye Secara resmi melepas keberangkatan kontingen Jambore Internasional, di halaman rumah jabatan Bupati, Rabu 27/8.

Sebanyak 20 santri Pesantren Alfatih Parangmata,  regu penggalang dan penegak, mewakili Kabupaten Takalar dan Suisel di ajang World Muslim Scout Jamboree ( WMSJ ) 2025," WMSJ 2025 akan digelar di BUPERTA Cibubur, Jakarta, pada 9-14 September 2025 mendatang, yang pesertanya dari puluhan negara muslim se dunia.

Keberangkatan ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena para siswa yang menguasai bahasa inggris dan bahasa arab  akan membawa nama baik sekolah, pesantren, dan Kabupaten Takalar di kancah internasional.

Bupati Takalar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan siswa pondok pesantren  Al-Fatih Parangmata bukan hanya prestasi sekolah, tetapi juga wujud nyata kontribusi generasi muda Takalar dalam kegiatan kepanduan dunia.

“ Kesempatan ini merupakan pengalaman berharga, jadilah duta daerah yang mampu menunjukkan sikap disiplin, mandiri, dan berkarakter, yang menguasai beberapa bahasa interrnasional sebagaimana nilai-nilai kepanduan yang selama ini kita junjung tinggi,” pesan Bupati.

Para pembina Ponpes Al-Fatih Parangmata turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Sementara itu, para peserta yang akan berangkat ke Jambore Dunia terlihat antusias dan penuh semangat. Mereka telah menjalani berbagai persiapan, baik fisik maupun mental, guna menghadapi pertemuan pramuka internasional yang akan diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara.

Pelepasan ditandai dengan penyematan atribut secara simbolis oleh Bupati Takalar, disaksikan jajaran pemerintah daerah, guru, orang tua, serta para siswa. Tak lupa doa, dan harapan agar para peserta dapat menjaga nama baik daerah selama kegiatan berlangsung.

Dengan keikutsertaan dalam Jambore Dunia, diharapkan generasi muda Takalar semakin terbuka wawasannya, memperluas jaringan pertemanan global, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan yang akan berguna bagi masa depan bangsa.

Kontingen Jambore ini akan didampingi dua orang pembina yaitu Kak Manyengka dan Kak Adel.(*)
Bupati Takalar Hadiri Penyuluhan Keamanan Pangan oleh BPOM RI

Bupati Takalar Hadiri Penyuluhan Keamanan Pangan oleh BPOM RI


Menitikata.com - Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM ikut menghadiri Penyuluhan Keamanan Pangan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Badan POM RI Taruna Ikrar di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan yang juga dihadiri para Kepala Daerah se-Sulawesi Selatan.

Dalam arahannya, Kepala Badan POM RI menyampaikan peningkatan pengawasan gizi berguna agar masyarakat senantiasa mengkonsumsi makanan maupun obat yang terjamin dalam fungsinya menjaga stabilitas ketahanan tubuh diusia produktif maupun mencegah stunting menuju Indonesia Emas.

"Peningkatan pengawasan Badan POM RI juga merupakan salah satu upaya dalam rangka mendukung visi Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia khususnya dibidang kesehatan dengan meningkatkan sinergi dan kolaborasi energi dengan Pemerintah Daerah" Imbuhnya.

Ditempat yang sama, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi terhadap semua upaya Kabupaten/Kota yang mendukung peningkatan pengawasan obat dan makanan sebagai bahan konsumsi masyarakat.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan ke beberapa Kepala Daerah/Perwakilan terkait realisasi DAK berkinerja baik oleh Gubernur Sulawesi Selatan dilanjutkan dengan Penandatangan NPHD dan MoU antara Kepala Badan POM dengan Gubernur Sulawesi Selatan.(*)
Bupati Takalar Terima BPK RI Perwakilan Prov. Sulsel terkait Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan Atas Efektivitas Manajemen Aset Tahun 2024 s.d Semester I 2025 di Takalar

Bupati Takalar Terima BPK RI Perwakilan Prov. Sulsel terkait Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan Atas Efektivitas Manajemen Aset Tahun 2024 s.d Semester I 2025 di Takalar


Menitikata.com - TAKALAR. Bertempat di Rumah Jabatan Bupati Takalar, telah dilaksanakan Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan Atas Efektivitas Manajemen Aset Tahun 2024 s.d Semester I 2025 oleh BPK RI perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (27/8/2025).

Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM dalam menerima Kepala BPK RI Perwakilan Prov. Sulsel menekankan kepada seluruh Pimpinan OPD Takalar agar menyiapkan data dan dokumen yang dibutuhkan selama pemeriksaan berlangsung, dan semoga hasilnya nanti dapat memberikan hasil yang terbaik untuk kemajuan Kabupaten Takalar kedepan.

Ditempat yang sama, Winner Franky Halomoan Manalu, S.E., Ak., M.Ak., CSFA, CA, ACPA, ERMAP, GRCA, GRCP Kepala BPK RI Perwakilan Prov. Sulsel menyampaikan bahwa dasar hukum pemeriksaan ini adalah Undang-undang Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara dan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Negara.

"Adapun tujuan pemeriksaan ini untuk menilai permasalahan dalam kegiatan penatausahaan, pengamanan serta pemanfaatan yang menghambat manajemen aset daerah secara efektif pada Pemerintah Kabupaten Takalar" Jelasnya.

Pemeriksaan berlangsung selama 30 hari mulai tanggal 25 Agustus sampai 23 September 2025 dengan sasaran pemeriksaan memahami proses bisnis pengelolaan aset daerah yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya pada tahapan Penatausahaan, Pengamanan dan Pemanfaatan Aset. Mengkaji sistem pengendalian intern yang dibangun oleh Pemerintah Daerah untuk menjamin ketertiban administrasi aset, pengamanan aset secara fisik dan hukum serta pengamanan aset yang optimal dan mengidentifikasi dan menilai upaya digitalisasi dalam pengelolaan Barang Milik Daerah terkait pemanfaatan sistem aplikasi e-BMD.(*)
Buka Seminar Hukum "Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak", Sekda Takalar : Pendekatan Keluarga dan Edukasi ke Masyarakat Sangat Penting

Buka Seminar Hukum "Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak", Sekda Takalar : Pendekatan Keluarga dan Edukasi ke Masyarakat Sangat Penting


Menitikata.com - TAKALAR. Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat meliputi peningkatan kesadaran dan edukasi tentang hak-hak mereka, penguatan hukum dan penegakan hukum, pembangunan lingkungan sosial yang mendukung, serta pembentukan jejaring kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait.

Demikian disampaikan Sekda Takalar Dr. Muhammad Hasbi,. S.STP,.M.Ap,.M.IKom dalam membuka Seminar Hukum "Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kab. Takalar" yang diselenggarakan oleh Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Minasa bekerja sama dengan Polres Takalar.

Penabuhan Gendang oleh Sekda Takalar sebagai tanda dibukanya seminar tersebut dengan Narasumber yang hadir di antaranya Dr. Surianto, A.Md.I.P., S.Pd., M.M (Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar), AKP Hatta, S.H (Kasat Reskrim Polres Takalar), Abdul Gaffar, S.H., M.I.Kom (Advokat/Praktisi Hukum), serta Hj. Fadilah Fahriana Hengky yang juga menjabat Ketua DPW Perempuan Bangsa PKB Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Bidang 1 TP PKK Kabupaten Takalar di Aula Pertemuan Polres Takalar, Rabu (27/8/2025).

"Jumlah kasus pelecahan kekerasan psikis, kekerasan fisik maupun pelecehan seksual di takalar terus meningkat, menurut saya ini diakibatkan oleh teknologi, dampak dari digitalisasi teknologi seperti smartphone, android sangat cepat mempengaruhi tingkah laku" Ujar Sekda Takalar.

Peran keluarga dan lingkungan sosial juga sangat penting dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, sebagai orang tua perlu untuk memberikan pendekatan dan perhatian terhadap anak agar terhindar dari kekerasan. 

"Seminar seperti ini adalah model yang harus diterapkan oleh lembaga-lembaga kemasyarakatan, lembaga kontrol untuk mengedukasi kita semua terutama bagi Kepala Desa karena kepala desa lebih cepat memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak atau apapun tindak kekerasan lainnya" Imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Prov. Sulsel sekaligus Wakil Ketua TP. PKK Kab. Takalar Hj. Fadilah Fahriana dalam pemaparan materinya mengatakan bahwa Peran kepala desa, ibu PKK, serta tokoh masyarakat sangat penting untuk mengedukasi warganya terkait sisi hukum dalam kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sosialisasi yang berkelanjutan akan membantu masyarakat lebih peduli dan sadar hukum.

Menurutnya, diera modern ini penggunaan media sosial turut membawa dampak yang harus diantisipasi dengan edukasi yang tepat, peran keluarga dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi dan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Takalar.(*)
Daeng Manye Ajak ASN Jadi Pemenang, Bukan Pecundang di Weekly Meeting Seri 13

Daeng Manye Ajak ASN Jadi Pemenang, Bukan Pecundang di Weekly Meeting Seri 13


Menitikata.com - TAKALAR. Pemerintah Kabupaten Takalar kembali melaksanakan Weekly Meeting Seri 13 yang dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Ir. H. Muhammad Firdaus Daeng Manye. Pertemuan ini mengangkat tema “Winner vs Loser”, yang menekankan pentingnya sikap optimis, kerja nyata, dan keberanian mengambil langkah berbeda untuk menghasilkan perubahan.

Dalam arahannya, Bupati Daeng Manye menyampaikan bahwa seorang pemenang seelalu mampu melihat peluang di balik kesulitan. “Untuk mendapatkan hasil yang berbeda, lakukanlah dengan cara yang berbeda pula,” tegasnya. Pesan ini sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh camat, kepala OPD, dan pejabat eselon yang hadir untuk lebih fokus pada solusi, bukan alasan.

Fokus Pembahasan

Pada Weekly Meeting seri 13, beberapa isu strategis dibahas, antara lain:

1. Mekanisme Pencairan Dana Desa (ADD)

* Menekankan prosedur transparan mulai dari usulan desa, verifikasi oleh camat, Dinas Sosial & PMD, hingga Inspektorat.
* Proses berlanjut di BPKD dengan penerbitan SP2D dan pencairan di Bank Sulselbar.
* Dengan mekanisme ini, diharapkan gaji aparatur desa dapat diterima tepat waktu.

2. Indikator Keberhasilan Camat

* Akurasi data BPJS, digitalisasi desa, penanganan kemiskinan dan stunting.
* Pengelolaan kebersihan wilayah, pelayanan publik, dan respon cepat terhadap aduan masyarakat.
* Kerjasama dengan TNI/Polri untuk menjaga ketertiban wilayah.

3. Evaluasi Kinerja OPD

* Bupati mengingatkan masih adanya OPD yang kurang solid, pejabat yang bersikap otoriter, hingga lemahnya fungsi pengawasan.
* Beliau menegaskan bahwa pejabat harus menjadi teladan, bukan sekadar memberi perintah.

4. Prioritas Daerah ke Depan

* penanganan utang PEN sebesar Rp4 miliar per bulan.
* Pengelolaan aset daerah, pemenuhan pegawai P3K, penguatan Perusda dan Rumah Sakit Daerah.
* Peningkatan PAD, digitalisasi, serta pengembangan sektor pertanian, perikanan, UMKM, BUMD, dan BUMDes.

Bupati Daeng Manye menegaskan agar seluruh jajaran Pemkab Takalar tetap menjaga soliditas, kebersamaan, serta fokus pada kerja nyata. “Kita sudah banyak masalah, jangan menambah masalah baru. Mari kita bekerja bersama, dngan tim yang solid, demi Takalar Maju,” tutupnya.(*)